The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Monday, August 17, 2009
Gue Nggak Takut Mati, Li

Kalideres, 15 Agustus 2009. Pukul sembilan.

"Mereka udah nggak ada, Li. Opung, bapatongah Siantar, Medan, Pakam, satu persatu. Kalau mereka berjumpa disana, juga nggak saling kenal. Tiap orang adalah dirinya sendiri. Nggak ada tingkatan ini bapaknya, ini abangnya, itu adiknya. Semua dipertanggungjawabkan masing-masing."

"Gue lihat sendiri waktu bapatongah meninggal, nggak ada yang berani masuk ke dalam. Gue pegangin kakinya. Berdoa dia, "Tuhan, kuserahkan nyawaku dalam tanganMu". Disitu gue lihat indikatornya langsung datar".

"Habis elu nelpon, langsung gue ngebut dari Cawang. Gue udah nggak peduli lagi, pokoknya harus nyampe Harapan Kita waktu itu juga."

"Nangis ya nangis. Sebentar gue nangis, sebentar bisa tenang. Waktu bapatongah mau dimandiin, gue nangis lagi. Tapi gue puas, Li. Gue puas karna di tahun-tahun terakhir bapatongah, gue udah ngejaga dia. Elu liat sendiri kan, pagi-pagi gue udah ngantar dia ke kantor. Kemanapun dia bilang, ayo bang kesana, gue anterin. Waktu kuliah dulu juga gitu, Li. Habis ngantar ke Bintaro baru gue berangkat kuliah (ke Trisakti yang berlawanan arah)".

"Sedih ya sedih, tapi semuanya kan harus terjadi. Waktu di pemakaman, gue pegang salib di atas kuburan bapatongah, gue lihat sekeliling, semua tempat tubuh dikuburkan. Gue pikir, ah semua orang juga pasti meninggal. Gue juga suatu saat nanti. Sejak itu, gue nggak takut mati, Li."

"Dunia terus berputar, kita boleh rindu. Tapi menangispun nggak membuat mereka kembali. Menuding-nuding Tuhanpun nggak ada guna".

"Gitu juga waktu bapatongah Pakam meninggal. Tiga hari sebelum dia meninggal, gue ditelpon berkali-kali waktu di kantor tapi belum sempat diangkat. Tumben, gue pikir. Waktu ditelepon balik siang itu, bapatongah bilang, jagai adekmu itu, tatar dia. Gue tanya, kenapa bapatongah, dia jawab, pokoknya tatar dia. Eh, Selasa siang dapat kabar kalau bapatongah meninggal. Inangtongah Pakam nggak sanggup ngomong ke elu langsung, jadi inangtongah yang diminta tolong menelepon ke Surabaya. Ke bapatongah juga, inangtongah mikir dulu cara yang enak ngasihtau kalau adeknya udah nggak ada lagi."


----------

Entah dinding kamar bisa ngomong, atau di kantor ada CCTV yang mengadu ke Bang Gendut kalau sepanjang Sabtu itu aku udah benar-benar down, berteriak-teriak dalam hati. Jumat malam menangis di kamar, dan Sabtu siang di kantor masih memandangi Pacific Place, melamun merindui bapak dan semua ceritaku yang mengekori kematiannya. Apa Tuhan yang "mengadu" sehingga Bang Gendut tau isi pikiran & pergumulanku? Kenapa tiba-tiba ia bicara tentang kematian, topik yang nggak pernah kami bicarakan.

Mungkin aku yang terlalu sensitif tentang kematian, terlalu keras menghukum diri, mungkin aku yang terlalu lambat untuk bergerak. Dengan pikiran yang terlalu rumit menanyakan ini dan itu, dan sempat menuding-nuding ke wajahNya. Menggugat banyak hal. Menginginkan segalanya serba sempurna seperti apa yang aku mau.

Sementara, untuk hal-hal yang sederhana, bahwa bumi berputar tetap dan perubahan selalu ada, tak terpikirkan. Lantas, apalagi? Mengharapkan ucapan-ucapan itu ditarik kembali? Entahlah. Sebagian diriku berkata ya. Entah seberapa besar porsi diriku itu. Sementara ini, aku bisa tenang dengan semua yang sepupuku sampaikan.

Bang Gennnddduuutttt... Bentar lagi kan dirimu ulangtahun, makan-makan dimana kita, bang? Aku yang bayarin lah. Sekalian tatar aku sering-sering. Tularkan pemikiran-pemikiran sederhanamu, wahai tax accountant. Hahaha...

Labels: ,

Eleazhar P. @ 8/17/2009 11:17:00 PM.

2 Comments:

  • On August 19, 2009 at 12:51 PM, Anonymous Anonymous said,
  • "le... kog simpel bgt blogmu, benar tak itu??"
     
    "@vera
    simple is beautiful... :))"
     

    Post a Comment

    Back to blog homepage...
      Web This Blog

     

    :: Blogger + Designer

    Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
    Find me on:

    :: Categories

    :: Featured

    :: Monthly Archives