The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Wednesday, March 10, 2010
Langit Sore

Merindui matahari petang.
Merindui saat kau pulang ke rumah sepulang bekerja.

Merindui sore-sore itu, bertahun lalu, saat kau bercerita.
Merindui sore itu, berbelastahun lalu, saat kau melibas betisku.
Merindui malam-malam itu, saat mendengar bunyi laju kendaraanmu mendekati rumah sudah membuatku takut.

Merindui segalanya, bapa.

Merindui waktu-waktu engkau bisa membaca pikiran, isi hatiku.
Merindui saat-saat kita saling menyiksa hati sendiri.
Merindui hari-hari saat kaulah yang paling bisa mengerti aku dan anak-anakmu.
Merindui waktu kau mencela Bahasa Inggrisku.
Merindui malam-malam waktu kau membesarkan hatiku di bulan-bulan awal perantauanku.

Merindui segalanya tentangmu, bapa.

Cerewetmu, tingkahmu, permainan gitarmu yang tidak bisa membedakan nada dasar C samadengan Do. Gaya makanmu. Pun itu kutiru.

Aku masih menyimpan sarungmu, salah satu yang terbaik punyamu. Hanya itu yang kupunya untuk mengenangmu. Rasanya, bau keringatku seperti bau keringatmu. Dan aku tenang karena bau ini, bahwa kita memang bapa dan anak.

Bukan bapa yang terbaik dirimu menurut dunia.
Bukan pula aku anak terbaik seperti yang mungkin kau harapkan.
Banyak kekuranganmu, tapi kaulah bapaku. Maafkan aku karena mengecewakanmu.

I miss you so much! Sangat.

Photo by Ele Azhar P. 2006.

Labels: ,

Eleazhar P. @ 3/10/2010 05:43:00 PM. 3 comments.
Read full post with comments.
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives

:: Current Posts