The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Sunday, March 27, 2011
Mungkin Saya Sudah Seperti Kera?

Kalau ditanya, apa keinginanku yang terbesar saat ini, saya akan menjawab kalau saya ingin bagian diri saya yang dulu kembali saya temukan. Hari-hari di saat saya tidak terlalu sering berpikir logis, ataupun terlalu sibuk dengan analisis dan algoritma.

Hari-hari saat saya seakan bebas berada di hutan, berbicara kepada langit, pohon, sekaligus mempelajari bahasa-bahasa binatang. Lalu menggambar sesuatu yang saya curi dengar dari langit, di atas tanah lembab hutan itu. Lalu bergelantungan di atas pohon. Tidak mengenal begitu banyak orang, dan tidak perlu takut merasa terluka yang harus saya simpan terus-menerus. Dan sepertinya tidak ada obatnya, karena luka ini adalah diri & darah saya sendiri, yang baru saya sadari setelah terluka.

Dan sepertinya nyaman sekali. Sesekalinya saja mungkin lebih baik seperti itu.
Ah, mungkin saya sudah seperti kera?

Photo by: Ele Azhar Purba.

Labels: ,

Eleazhar P. @ 3/27/2011 03:06:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
:: Saturday, March 26, 2011
Earth Hour, March 26

Let's turn off the light... :)

Labels:

Eleazhar P. @ 3/26/2011 02:16:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
:: Friday, March 18, 2011
Tentang Apa Semua Ini Sebenarnya?

Aku bertanya kepadamu, tentang apa semua ini sebenarnya.
Tetapi tidak pernah ada jawaban.
Tidak ada jawaban tentang apa sebenarnya ketakutanku ini, entah kepadamu, kepada manusia yang lain, atau aku hanya takut kepada diriku sendiri...

Labels:

Eleazhar P. @ 3/18/2011 07:28:00 PM. 2 comments.
Read full post with comments.
:: Friday, March 11, 2011
Tentang Hari Itu, Saat Rotasi Bumi Terasa Lebih Cepat Dari Biasanya

Aku masih bisa mengingat dengan baik semua runtut peristiwa di hari itu. Tentang siang dan sore saat saya sempat terpikir untuk berdoa agar kepergian seseorang ke tempat yang sangat jauh, tidak bertepi waktu, untuk ditangguhkan. Sama seperti di tahun-tahun di sebelum hari itu. Bahwa aku sangat takut akan kepergiannya. Beberapa kali, seingatku, kepergiannya dibatalkan.

Tidak begitu banyak kenangan baik tentang orang itu. Karenanya, setiap kebaikan kecil yang ia perbuat untukku, akan sangat membekas. Titik dan koma dalam ucapannya dapat kuhapal. Mungkin, aku sangat mencintainya. Melebihi banyak hal dalam hari-hariku sebagai si kecil, aku sangat berharap ia dulu sedikit saja lebih baik dan lembut kepadaku.

Butuh waktu bertahun bagiku, untuk dapat mengerti, menerima, bahwa segala yang ia perbuat itu adalah sebuah, cinta. Dan aku sempat kesulitan setengah mati mencari artinya. Sangat tidak mudah...

Lalu, saat malam itu tiba, aku hanya melihat tubuhnya menghitam. Dan aku bertanya kemudian, "apa yang sebenarnya kucari di tanah itu? Kenapa aku hanya mengunjungimu saat kau harus berangkat ke tempat itu? Kenapa kau melepasku untuk kemudian hanya belajar tentang penolakan dan mengetahui inti diriku sementara aku berpikir itu sangat tidak penting? Dan untuk tahu bahwa hampir mustahil bagiku menerima sedikit saja kebaikan orang? Bahwa hampir tidak ada tempat bagiku untuk boleh duduk dan berbicara?"

Bahkan hingga matahari telah menempati titik ini sebanyak tiga kali, di konstelasi saat penerusmu ini dilahirkan, aku masih terbakar api yang sama, tentang cinta dan semua kepedihanku.

I still love you, Father.

Bertahun sudah. Mencoba melupakanmu adalah sama dengan berusaha mengingat orang yang tidak pernah kukenal. I will carry this pain on my back, so I will always be able to remember you.

I love you.

Labels:

Eleazhar P. @ 3/11/2011 08:07:00 PM. 3 comments.
Read full post with comments.
:: Thursday, March 10, 2011
Twitter, The Corrs, and Pisces Bonds

Isn't it magical to know that a girl who shares the same birthdate with you were listening to the same tune at the same time? And she loves most things you like the most?

Labels: ,

Eleazhar P. @ 3/10/2011 07:06:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
:: Tuesday, March 8, 2011
Seri Kucing Penunggu Dapur: Mari dan Masuklah, Saya Hendak Mencuci Piring

Tentu adalah pertanda yang aku cari di antara tumpukan kotor di depan mataku ini. Kotoran, sisa, noda, dari yang kita nikmati sebelumnya. Tapi pertanda apa? Sesederhana ini? Ah, kalau yang begini mungkin saya bisa temukan lain waktu.

Piring, cangkir, garpu, sendok, dan mangkuk. Lalu perasan busa. Harum bau lemon, dan air mengalir, lalu sedikit dentang hantam kecil peralatan makan ini semua. Ah, bukannya lebih tenang hati ini kalau kita mengerjakan hal-hal dalam pola, sedikit bunyi, dan improvisasi untuk memilih cangkir atau garpu yang lebih dulu dibilas. Atau, memang pola dalam keteraturan dan kesesuaian, bukan runtutan acak, memang sudah seperti meditasi? Kenyataannya bagiku, mencuci piring adalah meditasi.

Mengucurkan busa, membersihkan, membilas lalu kering. Urutan dan pola untuk kemudian kita bisa menikmati makanan berikutnya, di besok pagi, siang, atau malamnya. Terlebih bagiku, adalah cerita-cerita sewaktu garpu dan sendok berdenting di atas piring, sewaktu kita makan. Dalam siklus; mencuci peralatan makan dan menikmati makanan.

---
Moral cerita: Hati-hati piringnya jangan sampai pecah. Sudah tidak ada lagi produk deterjen bubuk berhadiah piring cantik.

Just a Facebook note.

Labels:

Eleazhar P. @ 3/08/2011 11:30:00 PM. 1 comments.
Read full post with comments.
:: Saturday, March 5, 2011
So I'm Using Black Magic. Is That A Problem?

Wahahahaha... Please not to think the worst of the post title above. It's truly that I'm not using any such kind of "black magic". Well, if I have to confess that there is something magical in black. Truly, it's all about color, black as color.

It was just happening this morning. I was about choosing-sorting my clothes which I will put them away to trash (no, I'm not thinking to donate them to any social organisation for refugees). Yes, it's very emotional, as I have many memories with things and stuffs; from whom I received them, with whom I did shop, and the money I earned to buy it. And then I realised that I have many black outfits! Wooh...

Black for me is very magical. That is something magical with this color. It's kind of protecting, gathering attention, and it's very "clean" that I can not really pay attention of any dirt on, that anything black can boost confidence in me. Well yes, I'm dirty sometimes. Hahahaha... So yes, I need black on me. :D

Black hair, black-framed glasses, black shirt/t-shirt, black pants, black shoes, black shocks. Black coffee, ah, that might be great to drink.

Labels:

Eleazhar P. @ 3/05/2011 06:49:00 PM. 2 comments.
Read full post with comments.
:: Friday, March 4, 2011
Submarine

This is my path, this is my way home
Going back to the place where I belong to…

Anjungan itu sudah lama menanti
Rumah, tempat rancang bangun tubuhku didesain
Detil demi detil
Hingga akhirnya aku siap menyelam
Mengangkut jiwa-jiwa dan pribadi yang mengendalikanku
Seluruhnya…

Have been swimming in oceans
Have become a witness of new born islands
Born from sea volcanoes down there
Have felt the real cold of deep blue sea

Sistem navigasiku pernah rusak beberapa kali
Mungkin aku sudah cukup tua untuk bertugas di bawah permukaan air
Habis kekuatanku untuk berperang saat itu
Pribadi-pribadi di dalamku hampir mati
Self destruction! Abandon this submarine!...

Aku juga tak pernah menyangka
Kapal-kapal selam seangkatanku pernah menembakkan torpedo
Ke arahku…
Pabrikan yang sama, generasi yang sama, negara yang sama
Satu aliansi malah

Tapi tak selalu begitu
Radar, sonar, radio, dan torpedo masih utuh
Aku masih bisa bertahan
Masih bisa mendapat pertolongan dari kapal-kapal sekutu
Pertolongan, panduan dari atas air ini, menyelamatkanku
Aku selamat dalam kontradiksi…

Sampai jumpa samudra-samudra…
Aku, kapal selam…

*A reblogged one...*

Labels:

Eleazhar P. @ 3/04/2011 10:05:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives

:: Current Posts