The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Monday, April 18, 2011
Kuil Di Tepi Pantai

Engkau hanya tidak tahu keberadaanku.
Tentang luas dan tinggi diriku...
Tentang puja-puji yang menggema dari dalamku...
Tentang ratap tangis janda dan anak-anak di dalamku mengenang suami dan bapa mereka.

Aku mengenang hari-hari saat kawanan lumba-lumba berkumpul di dermaga kecil tepat di sampingku.
Kata mereka, "kami ingin ikut menyembah di dalammu."
Tapi aku melarang mereka, "tembakkan resonansi terbaik dari dirimu. Kembalilah dan pujilah Dia dari dalam laut, dengan segala keceriaanmu, sorak-soraikan keagungan dari dalam air. Sama seperti burung-burung di udara menyanyikan kebaikan dan kemuliaan. Perbuatlah demikian..."

Aku merindukan hari saat bintang-bintang menetaskan sinar ke hamparan air yang terbentang luas di depanku. Dan lalu menceritakan apa-apa yang akan segera tertulis di peradaban.
Andai aku bisa menjadi bagian yang menghitung peradaban, mungkin aku bisa menjadi saksi dari segala kejadian di masa depan yang mereka siratkan.

Dentum komet di atas sana..
Riuh meteor berkejaran..
Gema dan nada-nada harmonis dari planet-planet..
Semburat sinar dan kabut galaksi..
Berpendarlah cahaya bintang-bintang...
Aku menanti hari saat segala sesuatu yang indah ini tergantikan dengan yang lebih indah, mulia menurut ukuran dari Yang Bertahta di Tempat Mahakudus...

Dari tempat ini, aku menanti dan membaca malam.
Engkau hanya tidak tahu keberadaanku.

Labels:

Eleazhar P. @ 4/18/2011 06:29:00 PM.

0 Comments:

Post a Comment

Back to blog homepage...
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives