The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Tuesday, May 3, 2011
People Come and Go, But Tears Still Are Spared for Some

I admit it, that just like most people, it's sometimes very easy to let go someone from your life. And at the opposite, it's painfully felt in heart to let someone go - in my heart, from my life.

Saya sering merasa belum bisa menerima keadaan akan kepergian seseorang, terutama kepada mereka yang secara emosi saya sudah terikat. Bukan... Tidak selalu tentang perasaan cinta, karena emosi menjangkau hal-hal yang lebih luas. Rasa nyaman dari kondisi pertemanan, rasa nyaman yang muncul dari kepribadian seseorang, dan seringkali rasa ajaib yang tidak tahu dari mana, tiba-tiba saja muncul, seakan jiwa saya berteriak "saya merasa nyaman dengan dia". Semacam "click".

Dan pertemanan sesama manusia berlanjut, entah dikondisikan dalam kisah seperti apapun. Dan perpisahan harus muncul...

Tentang mereka, saya selalu punya firasat akan sebuah perpisahan. Firasat itu lalu bermanifestasi dalam mimpi. Yang seringkali terasa terlalu nyata. Hingga saya terbangun dalam keadaan menangis, tetapi tidak pernah saya menangis saat detik-detik aktual perpisahan itu terjadi. I keep everything for me.

Tentang seseorang yang dalam mimpi saya melihatnya meninggal dalam kecelakaan tugas. Tentang seseorang yang dalam mimpi, kami terpisah di hutan untuk mencari kuil di tengah hutan, dan saya mendapatinya diam terhanyut di sungai yang dalam. Tentang seseorang yang dalam mimipi merangkul saya dan berkata, "kamu satu-satunya alasan kenapa saya bertahan tapi saya harus pergi", dan lalu menghilang di lorong gelap. Dan saya merasakan teror setelah beberapa detik rekam mimpi-mimpi tersebut berlalu, dan terbangun menangis.

Dan saat perpisahan itu benar-benar terjadi, saya sudah tidak bisa lagi menunjukkan kesedihan dan menahan ego saya sebagai laki-laki untuk tidak terlihat menangis, walaupun, terasa ada yang tiba-tiba terlepas dan hilang dari hati.

Dan kehampaan itu terasa perih.

"Bukan perpisahan itu yang sebenarnya aku tangisi, melainkan perjumpaan yang mengawali segala sesuatunya", ujar Mimitchi.

Labels:

Eleazhar P. @ 5/03/2011 11:52:00 PM.

0 Comments:

Post a Comment

Back to blog homepage...
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives