The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Sunday, September 4, 2011
Gunung Api dan Manusia

Kau hampir mengetahui, segala rahasia tentangku.
Kau mengerti hampir segala tentang isi hati dan teriakanku.
Kau mengerti ikatan di kaki-kakiku, bertumbuh, menjalar, dari lapisan terbawah
Merangkak membentuk gunung-gunung, melahirkan, membidani pulau-pulau dan benua...

Kau tahu, lempeng-lempeng tektonik di dalam tubuhku, bergerak, bergejolak, saling bertubrukan...
Hanya saat ku merindu tentangmu.
Kau tahu, tangisanku terasa panas, dan menghancurkan kehidupan yang dilaluinya...
Hanya saat kupikir kehidupan baru harus dimulai.

Aku memanggilmu, tapi kau menjauh.
Aku berteriak, kau semakin membenciku.
Gerak tubuhku, katamu, telah menggeser palung-palung di dasar samudra...
Dan menghabisi kehidupanmu...

Aku bergerak melintasi cincin api Samudra Pasifik.
Membangun altar dan perapianku...
Sehangat tempat kediamanku.
Kau hanya tak tahu tentangku, wujudku, dan hatiku...

Erupsiku, nyanyianku...
Dentum batu, musik harianku...
Hempasan tsunami, sibakan jubahku...
Kematian, kehidupan, siklus yang telah kuhitung berabad-abad.
Dan rambutku adalah Tahta Termegah di Utara.
Menghubungkanmu dengan Penguasa Bintang Utara...

Jalankan kesesuaian semesta.
Dan kau kan tahu keindahanku...

Tentang gunung api, Indonesia, dangerously beautiful...
All photos by Ele Azhar Purba.

----------------------------
It's now worldwidely trending for smartphone users, whatever the operating systems are, to utilize photo enhancer/editor apps which are bringing us to the old school styles pictures, which are artistic than ever, by doing it one-hand. And me, I've been using an Android-powered phone and got an app named Retro Camera which is marvelous. Here are photos I took with Justin (my unofficial cat) while relaxing yesterday. Enjoy!

"Saatku mati nanti, apa Tuan akan menguburkan tubuhku dengan tangan Tuan sendiri?"


"Tuan, di manakah ujung dari peradaban dan usia, atau permulaan kehidupan itu? Apakah ketetapan kehidupan juga berlaku padaku?" - Justin, termenung menatap langit.


"Aku malu, Tante berdusta padaku, katanya aku mau diberikan sekaleng sarden..."


"Tuan, apa bedanya diriku dan kucing-kucing di majalah itu? Aku juga tampan, bukan?"
Tag: Volcano, Andoid

Labels: , , ,

Eleazhar P. @ 9/04/2011 05:39:00 PM.

0 Comments:

Post a Comment

Back to blog homepage...
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives