The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Sunday, October 9, 2011
Terbebas. Hampir Semuanya? Ya, Tentang Yang Sudah Terjadi.

"Tidak ada yang lebih menegangkan daripada konfrontasi langsung.
Tidak ada yang lebih berani daripada berbicara dan berhadapan langsung dengan orang yang dengannya kau memiliki tautan masalah.
Dan tidak ada yang lebih baik daripada tidak mengetahui sama sekali apa sebenarnya akar dari segala sesuatu yang kita sebut masalah itu."

Saya benar kesulitan menemukan padanan kata-kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang sekarang saya rasakan. Tapi kini, saya benar mengalami hal yang lebih berbeda di dalam diri setelah saya mencoba pelan-pelan belajar mengendalikan suasana hati dan menaruh air muka.

Bukan, bukan untuk mengatur air muka seperti anggapan umumnya. Tetapi mengendalikan "kejujuran" yang terlalu cepat tergambar di wajah dan sikap.

Dan tentu saya terpacu untuk semampu mungkin untuk mempercepat bagian pembelajaran ini, karena saya sadari, saya menemukan terlalu banyak kesulitan yang disebabkan semua ini. Dan jelas, saya lebih bahagia akhir-akhir ini. Sebab sayalah penguasa perasaan dan emosi ini. Saya yang menentukan kebahagiaan saya.

Terima kasih, kepada "orang yang saya serang" beberapa waktu lalu, dialah mentor sekaligus abang, dan "musuhku yang baik". Dia terlalu banyak mengalah, menurutku. Dan berbicara dengannya tentang kacaunya keadaan, pelan-pelan membebaskan.

These of his words shot but then waking me up, "I just want to tell you to not giving up, manage your emotion, dan menjalani hidup dengan lebih ceria... Which i'm still struggling to do, too."

Thank you so much. Bujur.

"Aku telah menerima segala ketetapan tentangku. Aku memang tidak mendapat jawaban yang memuaskan keingintahuanku tentang apa sebenarnya itu pembeda, pembedaan, perbedaan, kesengajaan, ketidaksengajaan, dan uluran pertama dalam pembicaraan, perkenalan, yang kupikir semuanya itu kau sengajakan kepadaku. Aku bisa bernafas lega sekarang, karena aku menerima. Hampir segalanya, tentang masa lalu, dan kejadian-kejadian yang telah lewat.
Masa lalu adalah masa lalu, kekinian dan masa depan adalah bagian kita sekarang, yang masih bisa kita, manusia, rancang bangun rajut. Aku bebas."
All photos by Eleazhar Purba.
Published with Blogger-droid v1.7.4

Labels: , ,

Eleazhar P. @ 10/09/2011 04:46:00 PM.

0 Comments:

Post a Comment

Back to blog homepage...
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives