The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Friday, March 23, 2012
Hai Tukang Tidur, Masih Takut Untuk Bangun Pagi?

Saya pernah mengatakan bahwa saya lebih menyukai malam daripada pagi. Tetapi setelah saya pikir-pikir kembali, adalah ketakutan saya untuk bangun pagi - selama beberapa waktu ini - yang membuat saya malas untuk memulai hari.

Ketakutan yang bukan karena saya akan bertemu orang jahat hari ini, juga bukan karena saya tidak menyukai apa yang saya lakukan kerjakan saat ini. Saya tidak paranoid. Tetapi ketakutan yang berupa rasa rendah diri saya terhadap Penguasa Hidup dan rendahnya penghargaan kepada diri saya sendiri. Semua karena bekas luka masa lalu itu. Yang seberapa besarpun usaha saya perbuat agar hal itu terlupakan, tidak pernah berhasil. Mungkin waktu yang akan membuatku terlupa, tetapi saya harus bisa membuat satu usaha agar hal tersebut tidak selalu teringat-ingat.

Dua hari yang lalu saya akhirnya memutuskan sesuatu untuk saya perbuat. Saya mencoba bangun sepagi mungkin, dan berhasil. Hari pertama, Rabu, berhasil bangun di pukul lima pagi. Hari kedua, terbangun di pukul lima lewat limabelas menit. Saya berhasil terbangun pagi setelah malamnya saya mengucapkan kata-kata afirmatif kepada diri saya sendiri, "kau harus bangun pagi, jangan takut menghadapi hari dan hidup, kau jauh lebih berharga dari apa yang mereka rendahkan kepadamu, kau telah mencapai banyak hal meski kau dulu hanya nol. Bangun! Bangun pagi... Berkat jauh lebih banyak kalau bangun pagi seperti kata leluhurmu manusia..."

Saya berhasil. Bangun pagi ternyata memang menyenangkan. Udara masih sangat sejuk, sinar matahari masih teduh dan belum menusuk, jalanan masih lancar. Rasa tenang dan bersyukur itu ternyata adalah berkat itu sendiri.

Hal-hal ajaib selanjutnya terjadi. Rabu sore, ada meeting request dari bos besar di regional yang memintakan aku dan beberapa pelaksana kantor (berikut tim regional juga) untuk menghadiri conference call pagi di pukul delapan setiap harinya. Nggak masalah! Saya akan terbiasa. Pun ini akhirnya saya sadari sebagai awal dari kebiasaan bangun pagi untuk seterusnya. Tokh, rumah saya nantinya ada di Cileungsi dan saya wajib bangun pagi, naik bus perumahan di pukul lima, dan tiba di kantor sekira pukul tujuh.

That will be great! :)

Anyway, ini ada dua foto yang saya ambil selama dua hari yang lalu (Rabu dan Kamis) di sepanjang jalan menuju tempat kerja.
Segala kemuliaan bagiMu, Tuhan.
Banyak hal buruk terjadi dalam hidupku dan aku tidak bisa mengubah jalan ceritanya.
Kupikir Kau sempat terlalu jauh, bahkan namaku kupikir tidak pernah Kau tahu. Seperti orang-orang di masa laluku yang begitu susah menyebut namaku seakan namaku adalah nama kutukan.
Aku hanya menyerahkan hidupku kepadaMu kini.
Seperti yang sudah-sudah. Dulu...
"Good morning, you Half Kitten Half Tiger Sleepyhead. Bagaimana rasanya terbangun saat Venus masih terlihat dan memulai harimu lebih awal dari biasanya? Masih takut untuk bangun pagi? Ini sudah musim semi di Bumi Utara. Take your wish to the sky."

"Good morning, Jakarta... Hatiku, ringan pagi ini. Sesibuk apa nanti dirimu sebelum long weekend ini?"

All photos by Eleazhar P.

Labels: , ,

Eleazhar P. @ 3/23/2012 09:24:00 AM.

0 Comments:

Post a Comment

Back to blog homepage...
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives