The Cloud Home
by Eleazhar P.
:: Sunday, July 29, 2012
Tentang Bagaimana Aku Merasa Tentangmu

Adalah seperti bagian-bagian tepi bundar Bumi saat menerima semburat hangat cahaya Matahari, seperti setiap pagi datang dan menyapu kegelapan. Seperti itulah aku menerima sesuatu yang terpancar dari dalammu.

Segala sesuatu yang kau rasa tentang hidupmu. Amarah, kesedihan, dan luap sukacitamu, aku merasakannya.

Bahkan dalam kelam malamku, aku merasakan pantulan cahaya yang sama yang membuatku tidak terlupa tentangmu. Sama seperti bulan yang tidak memberikan cahaya, ada perkenangan dan raung getar tentangmu yang menggema dalam hatiku, meski aku tidak melihatmu.

Dalam malam-malamku, aku mengenang tentang hatimu, tentang dirimu. Dan aku lalu menatap bulan, agar cahaya dari matahari yang sama yang menyinari bumi sepanjang hari tadi masih boleh kurasakan di mataku malam ini saat melihat bulan.

Kau tahu, oh, kuharap kau tahu, kesakitan yang kau rasa semakin menjadi dan berlipat kurasa di dalamku. Dan semakin terasa sakit saat aku tidak pernah bisa berkata dengan lidahku kepadamu, maupun menunjukkan dengan air mukaku, bahwa aku merasa segala sesuatu yang kau rasa. Aku hanya terdiam di sini, tanpa berbuat apa. Tanpa mengatakan apa.

Pada hari-hariku di masa depan, aku berharap aku bisa melihatmu dan berkata-kata semampuku sebaik mungkin tentangmu dengan lidahku.

Dan pada saat hari itu tiba, pintaku, tahulah kau bahwa aku pernah merasa dan berpikir tentangmu.

Labels:

Eleazhar P. @ 7/29/2012 09:47:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
:: Sunday, July 15, 2012
Istana Mungilku (Day 87): It's Been A While

It's been a while.
I've been missing some landscapes appeared on your face.
I thought that my world would be falling down.
But there you are to give your hands, helping me from being wounded once again.
------------
Hari ini adalah hari ke-87 usia pembangunan rumahku. Progress-nya cukup baik dan cepat. Beberapa minggu lalu saat aku dan adikku (yang sekarang sudah ikut merantau bersamaku di Pulau Jawa ini) mengunjungi rumah itu, bangunannya sudah hampir jadi. Hanya tinggal dipasangi jendela, pintu, dan finishing lantainya. Begitupun dengan pekarangan yang sedikit lagi harus dirapikan, dan dinding yang harus dicat. Overall, aku puas.

Aku sudah nggak sabar untuk segera menempati rumah mungil itu. Berkebun, menghirup udara bersih setiap harinya, dan membawa adik-adik dan ibuku tinggal di sana.

Doaku, Tuhan, berkatilah pekerjaanku, karirku, supaya bisa segera kulunasi rumah ini. :)

PS: I'm now active on Instagram though have been using it since a year ago (I miss my iPod touch). Just follow me, search and hit @eapurba2 (the same username like my Twitter).

Update on November 11, 2012: My Instagram username has now been changed to become @eleazhar_p, to be in the same line with my renamed Twitter account.

-- The environment -- 

 -- The main boulevard. Trees are everywhere... --

-- This is the mini palace. SOON. --

All photos by Eleazhar P.

Labels: ,

Eleazhar P. @ 7/15/2012 01:34:00 PM. 0 comments.
Read full post with comments.
  Web This Blog

 

:: Blogger + Designer

Eleazhar Purba. Indonesian, living in Jakarta. A parts logistics lead who is interested in arts, writings, designs, photos, and the universe. More...
Find me on:

:: Categories

:: Featured

:: Monthly Archives

:: Current Posts